
KALITENGAH, 18/8/2026 – Ribuan warga Desa Kalitengah, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara, tumpah ruah mengikuti Karnaval Budaya dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Karnaval yang digelar Pemerintah Desa Kalitengah tersebut berlangsung meriah. Warga dari tiga dusun, tiga RW, dan 27 RT membaur bersama pelajar, lembaga pendidikan, instansi, serta berbagai elemen masyarakat.
Diperkirakan sekitar 1.000 warga masyarakat ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mulai dari peserta, pedagang, penonton atau pengunjung yang berasal dari luar desa kalitengah yang beramai ramai datang menyaksikan penampilan dari para peserta. Masing-masing kontingen yang merupakan perwakilan RT menampilkan beragam kreasi yel yel dan tarian yang menggambarkan semangat kemerdekaan sekaligus kekayaan budaya dan potensi lokal Desa Kalitengah.

Kepala Desa Kalitengah, Bpk. Satimin, mengatakan karnaval merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. “Untuk kegiatan hari ini merupakan rangkaian memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-81 Desa kalitengah. Sebelumnya, pada malam 17 Agustus kami mengadakan malam tirakatan sekaligus Gebyar Sholawatan.” katanya.
Menurut Agus Setiono, S.Pd selaku ketua panitia, hampir seluruh masyarakat terlibat dalam karnaval. Hampir Setiap RT mengirimkan peserta sehingga kegiatan tersebut menjadi momentum bagi warga untuk berkumpul dan membangun kebersamaan.
“Hampir Semua RT mengeluarkan peserta. Warga semuanya turun dan membaur dalam karnaval. Hanya Sebagian kecil Masyarakat buruh yang tetap berangkat bekerja,” jelasnya.

Tak hanya menyuguhkan hiburan, Karnaval yang mengusung tema “Pesona Nusantara” ini juga dikemas dengan tujuan mengenalkan budaya dan pakaian adat di Indonesia, melestarikan seni tradisi sekaligus mengenalkan potensi lokal kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Berbagai kesenian dan kreasi masyarakat ditampilkan dalam iring-iringan karnaval. Di antaranya Barongan & kuda lumping (Jawa Tengah), Ondel Ondel (jakarta), (tari perang pria Suku Dayak), dan berbagai tarian lokal kreasi Masyarakat diantaranya Dapil (devile), tarian MBG, tarian Mak Lampir, dan masih banyak lagi penampilan tarian dan yel yel dari puluhan kontingen perwakilan RT.
Usai karnaval, masyarakat juga disuguhi pertunjukan kuda lumping Grup Wahyu Tri Manunggal Budaya (WTMB) yang didatangkan dari Sugeng RT 02 RW 01 Desa Kalitengah. Pertunjukan tersebut menjadi bagian dari rangkaian hiburan sekaligus upaya mendekatkan kesenian tradisional kepada masyarakat.

Semarak Karnaval Budaya Desa Kalitengah akhirnya bukan hanya menjadi perayaan kemerdekaan. Di balik ribuan warga yang turun ke jalan, tersimpan pesan tentang pentingnya menjaga persatuan, merawat tradisi, sekaligus mengembangkan potensi desa secara gotong royong.

